Rabu, 05 Mei 2010

obor

di senja nya ku tapakan kaki ditanah

diantara kesiangan dan ketergeasah-gesah

maka kuputus kan hari itu tuk berpetualang dgn waktu

dalm masa pengurungan diri

mnemui pembawa nosttalgia'

yg nantinya beberapa kan padam

mati tak nyala

hanya gelap tersisa mati...

dan beberapa kan menyala berpendaran di stiap ruangan ku

maka kujadikan mereka obor ku

slg bersanding
pait manis kala rintangan hidup
dan kan kujadikan penerang jalan kebersamaan


(suddenly while i write this note my mouth cant speak and suddennly just become so plan and nothing special with it)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar