Rabu, 30 Desember 2009

selamat pagi dan sampai jumpa


tinggal kotak dering pemakan malam
pemakan kelam

bekal ku bawa
tas ku bawa
baju ki bawa

hanya setelah
kau belikan ku tamiya
hanya dalam waktu 5 menit
ditelan malam kelam hilang musnah oleh ku

sekarang kau telah pulang
melakukan pejalan malam

namun
hidup hanya menunda kekalah
tambah terasing dari kehidupan kelam
dan tahu tanpa terucap
sebelum akhir nya kita pun menyerah

seperti cinta menjunjung kebadian

subuh berganti malam
kini tinggal perjalanan malam kelam

kau butuh penuntun dalam gelap
agar tk melangkahkan kaki ke jurang

kerena hidup adlah perjalann malam
kau tak tahu ap yang akan datang
kau tak tahu apa yang akan hilang
kau tak tahu kapan kau akan tanggelam

kerena malam adalah penuh kegelapan
maka bawalah bekal

seuatama ialah iman
itulah jalan peneranng

seutama baju perlindungan
ialah ketakwaan

selamat jalan

Kamis, 24 Desember 2009

mari

buat mas dito

sudah lama tdk bertemu kk ku

dmana sebelum nya kita pernah berjumpa

sudah lama kita tak bertemu lg

mari ku ajak kau

merangkai detik memintal waktu

dan di atas itu

mari kita berniaga

berdagang

dan berkantor di atas itu

semuanya di mulai dengan nama allah

dan diakhiri dengan salam

kerena ku tahu kau akan menolak

dan kerena ku tahu

kau munafiki dirimu

ku tahu kau percaya

sebab air mata nan lama tak berjumpa dengan mu

karena kau tahu

aku benci orang yang membohongi diri sendiri

Selasa, 22 Desember 2009

......

sembunyi lah dalam dekapan ku

kau akan merasakan kehangatan tubuhku

sembunyilah kau dalam dekapan ku

maka kau akan merasakan hangat cinta ku

sembunyilah dalam dekapan ku

karena kau tahu aku cinta kepada mu

sembunyilah dalam dekapan ku

karena setiap helai hembusan nafasku adalah untuk mu

sembunyilah dalam dekapan ku

karena aku mencintai mu

Sabtu, 19 Desember 2009

Rumah Sang Merak

sepuluh selatan
cumbu biduan

biar mas rendra selamanya mencintai dik nirta
biar selamanya chairil menglilingi sajak nya

kutetap sang merak yang terngiang dalam sarang nya

ingin merak berkata:

rumah ku dari
timbunan sajak
dan puisi

rumah ku dari teriakan hati
dan pekikkan jiwa

rumah ku dari suara jiwa
dan sanubari

dengan sajak ku
berlindung daku dari hujan

dengan teriakan jiwa ku
kuterangi malam gelap di rumahku

maka rumah ku
timbunan sajak





Cerita Buat Dien Tamaela

Beta Pattiradjawane
jang didjaga datu datu
Tjuma satu

Beta Pattiradjawane
kikisan laut
berdarah laut

beta pattiradjawane
ketika lahir dibawakan
datu dajung sampan

beta pattiradjawane pendjaga hutan pala
beta api dipantai,siapa mendekat
tiga kali menjebut beta punja nama

dalam sunyi malam ganggang menari
menurut beta punya tifa
pohon pala, badan perawan djadi
hidup sampai pagi tiba

mari menari !
mari beria !
mari berlupa !

awas ! djangan bikin beta marah
beta bikin pala mati, gadis kaku
beta kirim datu-datu !

beta ada dimalam, ada disiang
irama ganggang dan api membakar pulau …….

beta pattiradjawane
jang didjaga datu-datu
tjuma satu..

Chairil Anwar

Kepada Sang Peminum

langkah ku berderap maju serentak
silih berganti demi detik
kaki kanan...
berganti kaki kiri
dipinggir jalan ..
ku melihat mirat peminum
namun ingin ku bertanya kepada bibir pucatnya:
ohh diri mu..
hidup masih ketawa juga kau ?


Derai Ketakutan

kini kita berjalan bersama
tapi tak pelu kau melesat seperti anak panah
karena aku tak pernah membidik siapa-siapa
karena aku takut
akan dengan
air mata yang akan ada di masa depan
maka biarkan aku menjadi...
muhamad bagi khadijah batin mu
dan maka.. kita lupakan...
ratu mesir yang bermimpi jadi dewi


Wing Wira Adimas Ramadhan