Sabtu, 19 Desember 2009

Rumah Sang Merak

sepuluh selatan
cumbu biduan

biar mas rendra selamanya mencintai dik nirta
biar selamanya chairil menglilingi sajak nya

kutetap sang merak yang terngiang dalam sarang nya

ingin merak berkata:

rumah ku dari
timbunan sajak
dan puisi

rumah ku dari teriakan hati
dan pekikkan jiwa

rumah ku dari suara jiwa
dan sanubari

dengan sajak ku
berlindung daku dari hujan

dengan teriakan jiwa ku
kuterangi malam gelap di rumahku

maka rumah ku
timbunan sajak





Tidak ada komentar:

Posting Komentar